terjadinya pelangi
08.13 | Author: bobbie.gitu
Pelangi



Pelangi merupakan fenomena optik dan meteorologi yang menghasilkan spektrum cahaya di langit apabila matahari bersinar semasa hujan turun. Ia merupakan satu lengkung yang berwarna-warni dengan warna merah di lengkung paling luar dan ungu di lengkung paling dalam. Mengikut urutan, warnanya ialah merah, jingga, kuning, hijau, biru, indigo dan ungu.

Cahaya
merupakan sejenis energi berbentuk gelombang elekromagnetik yaitu merupakan gelombang yang merambat tanpa memerlukan medium yang bisa dilihat dengan mata. Cahaya juga merupakan dasar ukuran meter: 1 meter adalah jarak yang dilalui cahaya melalui vakum pada 1/299,792,458 detik. Kecepatan cahaya adalah 299,792,458 meter per detik.Cahaya diperlukan dalam kehidupan sehari-hari dan Matahari adalah sumber cahaya utama di Bumi,selain itu Tumbuhan hijau memerlukan cahaya untuk membuat makanan.
Adapun Sifat-sifat cahaya ialah, cahaya bergerak lurus ke semua arah. Buktinya adalah kita dapat melihat sebuah lampu yang menyala dari segala penjuru dalam sebuah ruang gelap. Apabila cahaya terhalang, bayangan yang dihasilkan disebabkan cahaya yang bergerak lurus tidak dapat berbelok. cahaya dapat mengalami pemantulan, pembiasan, interferensi, difraksi, polarisasi. Dan dipancarkan dalam bentuk radiasi.
Pembiasan cahaya
Pembiasan cahaya ialah pembelokan arah cahaya ketika memasuki medium lain yang berbeda kerapatan optiknya. Cahaya dibiaskan apabila bergerak miring melalui medium yang berbeda seperti dari udara ke kaca lalu melewati air. Keadaan ini disebut sebagai pembiasan cahaya. Hal ini karena cahaya bergerak lebih cepat di medium yang kurang padat. Namun cahaya yang datang dengan sudut datang 90 derajat, (tegak lurus) melalui medium yang berbeda tidak dibiaskan. Contoh hal pembiasan dalam hal sehari-hari adalah seperti pada kasus sedotan minuman yang kelihatan bengkok dan lebih besar di dalam air, atau pada kasus dasar kolam kelihatan lebih cetek dari kedalaman sebenarnya.


Pembiasan cahaya pada prisma
Prisma adalah benda bening yang terbentuk dari gelas yang dibatasi oleh dua buah bidang yang membentuk sudut tertentu bidang permukaannya disebut bidang pembias dan sudut yang dibentuk oleh kedua bidang pembias disebut sudut pembias. Jika sinar dijatuhkan pada bidang pembias pertama, maka sinar yang keluar dari bidang pembias kedua membentuk sudut tertentu dengan sinar masuk. Sudut yang dibentuk oleh sinar keluar prisma dengan sinar yang masuk ke prisma disebut sudut devisiasi (D)


Dispersi Cahaya pada prisma
Ketika cahaya putih mengenai bidang pembias prisma, maka sinar-sinar yang keluar dari bidang pembias prisma akan terurai menjadi komponen-komponen warna. Peristiwa terurainya cahaya putih menjadi komponen-komponen warna disebut dispersi cahaya. Dispersi cahaya pada prisma terjadi karena adanya perbedaan indeks bias kaca untuk setiap warna cahaya.
Warna-warna dalam cahaya matahari
Cahaya putih matahari terdiri daripada tujuh warna iaitu:
1. Merah
2. Jingga
3. Kuning
4. Hijau
5. Biru
6. Biru tua (Indigo)
7. Ungu



Terjadinya pelangi
Pelangi dihasilkan apabila berkas cahaya matahari mengenai titik-titik air yang besar, maka sinar itu dibiaskan oleh bagian depan permukaan air.titisan air sebagai prisma dan pada saat sinar memasuki titik air , sebagian sinar akan dipantulkan oleh bagian belakang permukaan air, kemudian mengenai permukaan depan dan akhirnya dibiaskan oleh permukaan depan . karena dibiaskan maka sinar inipun pun terdispersi menjadi spektrum matahari, maka sinar putih matahari menjadi berwarna- warni sesuai dengan spectrum matahari yaitu, merahMerah,Jingga,Kuning,Hijau,Biru,Biru tua (Indigo)dan Ungu.warna-warna inilah yang dikatakan pelangi. Ia berbentuk melengkung (bulat) kerana titisan air di udara berbentuk bulat/sfera.

(sumber: Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas )
|
This entry was posted on 08.13 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: